Beranda » Doa Dan Dzikir » Doa dan Dzikir dalam Umroh

DO’A DAN DZIKIR

SERTA TERJEMAHNYA

Untuk membantu para pembaca dalam melaksanakan dan memperbanyak dzikir pada saat-saat pelaksanaan rangkaian ibadah umrah dengan bentuk-bentuk dzikir dan do’a yang sesuai dengan bimbingan Al-Qur’an dan As-Sunnah serta terhindar dari bid’ah atau amalan yang diada-adakan, maka kami menyertakan pada tulisan ini beberapa dzikir dan do’a yang disunnahkan kepada setiap pribadi muslim untuk mempraktekkannya dalam kehidupan keseharian mereka, termasuk ketika pelaksanaan ibadah umrah atau haji.

Beberapa doa dan dzikir itu kami bagi dalam beberapa bagian, yaitu:

 

 

  • Do’a dan Dzikir yang terkait secara langsung dengan manasik umrah
  1. Melafazhkan niat berumrah ketika sampai di miqat dengan ucapan:

لَبَّيْكَ عُمْرَةً.

Aku memenuhi panggilan-Mu untuk berumrah

 

atau dengan ucapan:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً.

Aku memenuhi panggilan-Mu Ya Allah untuk berumrah

 

  1. Mengucapkan talbiyah sambil meninggikan suara, yang lafazhnya:

لَـبَّـيْكَ اللَّهُمَّ لَـبَّـيْكَ، لَـبَّـيْكَ لاَ شَرْيَكَ لَكَ لَـبَّـيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ.

Aku memenuhi panggilan-Mu Ya Allah (sungguh) Aku memenuhi panggilan-Mu, (sungguh) Aku memenuhi panggilan-Mu tiada sekutu bagimu, sesungguhnya seluruh pujian kesempurnaan, dan seluruh nikmat serta kekuasaan hanya milik-Mu yang tiada sekutu bagi-Mu.

  1. Disunnahkan ketika memasuki Al-Masjidil Haram dimulai dengan kaki kanan dan membaca do’a:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ، بِسْمِ اللهِ اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ.

Ya Allah bershalawatlah untuk Muhammad, bismillah ya Allah bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.

  1. Ketika mulai melihat Ka’bah mengucapkan:

اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ وَحَيِّنَا رَبَّـنَا بِالسَّلاَمِ.

Ya Allah Engkau adalah As-salam dan hanya dari-Mu kesejahteraan dan langgengkanlah kami wahai Rabb kami dengan penuh kesejahteraan.

  1. Ketika berada di antara Ar-Ruknul Yamani dan Al-Hajarul Aswad mengucapkan do’a:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Wahai Rabb Kami, berilah Kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah Kami dari siksa neraka.

  1. Setelah melakukan thawaf segera menuju ke Maqam Ibrahim dengan membaca ayat:

وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى

dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim sebagai tempat shalat[Al-Baqarah: 125]

  1. Menuju ke bukit Shafa sambil membaca ayat:

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِ اعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ اللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ

Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebagian dari syi’ar-syi’ar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-‘umrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri (kebaikan) lagi Maha Mengetahui.[Al-Baqarah: 158]

Kemudian mengatakan:

نَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللهُ بِهِ.

Kami memulai dengan amalan yang Allah memulai (penyebutan) dengannya.

Kemudian membaca dzikir berikut ini sebanyak 3 kali:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، يُحْيِي وَيُمِيْتُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ،

لَا إِلَه إلّا الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، أَنْجَزَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ.

Tidak ada ilah yang berhak diiadahi kecuali Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada ilah yang berhak diibadahi kecuali Allah satu-satunya tidak ada sekutu bagi-Nya. Hanya milik-Nyalah segala kekuasaan dan pujian kesempurnaan, menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Mampu atas segala sesuatu. Tidak ada ilah yang berhak diibadahi kecuali Allah satu-satunya tidak ada sekutu bagi-Nya. Selalu menunaikan janji-Nya, dan menolong hamba-Nya, serta mengalahkan musuh-musuh sendiri (tanpa bantuan siapapun).

 

  1. Do’a dan Dzikir di waktu Pagi dan Petang

Berikut ini adalah beberapa bentuk dzikir dan do’a dari Rasululah r, yang disunnahkan untuk dibaca di waktu pagi dan petang. Baik pada hari-hari biasa maupun pada saat pelaksanaan ibadah umrah. Hendaknya setiap pribadi muslim menghiasi hari-harinya dengan doa dan dzikir-dzikir berikut ini:

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Allah, tidak ada ilah yang berhak diibadahi melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya segala yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui semua yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apapun dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha besar. [Al-Baqarah: 255]

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (1) اللَّهُ الصَّمَدُ (2) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (3) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (4)

Katakanlah: Dia-lah Allah, yang Maha Esa. Allah adalah Dzat yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan. Tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia. [Al-Ikhlash: 1-4]

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ (1) مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ (2) وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ (3) وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ (4) وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ (5)

Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.[Al-Falaq: 1-5]

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ (1) مَلِكِ النَّاسِ (2) إِلَهِ النَّاسِ (3) مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ (4) الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ (5) مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ (6)

Katakanlah: Aku berlidung kepada Rabb manusia, Raja manusia, Sesembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia. [An-Nas: 1-6]

 

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ للهِ وَالْحَمْدُ ِللهِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فيِ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَـرِّ ما هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الكِبَرِ رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فيِ النَّارِ وَعَذَابٍ فيِ الْقَبْرِ.

Kami telah memasuki waktu pagi dan segala kekuasaan hanya menjadi milik Allah semata, segala pujian kesempurnaan hanya milik Allah tidak ada yang berhak untuk diibadahi kecuali Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya. Hanya bagi-Nya kekuasaan, dan hanya milik-Nya pujian kesempurnaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabb ku, aku meminta kepada-Mu segala kebaikan yang ada pada hari ini dan segala kebaikan yang ada setelahnya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari segala kejelekan yang ada pada hari ini dan dari segala kejelekan setelahnya. Wahai Rabb ku, aku berlindung kepada-Mu dari sifat malas dan masa tua yang jelek. Wahai Rabb ku aku berlindung kepada-Mu dari adzab an naar dan dari adzab kubur. [dibaca 1 kali]

 

Yang bergaris bawah, bila sore hari lafazhnya diganti:

أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ للهِ … رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فيِ هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فيِ هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا …

Kami telah memasuki waktu sore dan segala kekuasaan hanya menjadi milik Allah semata, …… Wahai Rabb ku, aku meminta kepada-Mu segala kebaikan yang ada pada malam ini dan segala kebaikan yang ada setelahnya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari segala kejelekan yang ada pada malam ini dan dari segala kejelekan setelahnya……

 

اَللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ.

Ya Allah, bersamapertolongan-Mu kami memasuki waktu sore, dan bersamapertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi. dan bersamapertolongan-Mu kami hidup dan kami mati. Serta hanya kepada-Mu lah kami dibangkitkan. [dibaca 1 kali]

 

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ لَكَ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ.

Ya Allah, Engkaulah adalah Rabb-ku, tidak ada yang berhak untuk diibadahi kecuali Engkau. Engkau telah menciptakan aku, dan aku adalah hamba-Mu, aku di atas perjanjian dengan-Mu. Aku yakin akan janji-Mu (tentang hari kebangkitan) semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang aku kerjakan. Aku mengakui nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku, dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali hanya Engkau. [dibaca 1 kali]

 

بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فيِ اْلأَرْضِ وَلاَ فيِ السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ.

Dengan menyebut asma Allah, tidak ada yang dapat mencelakakan bersama (kebesaran) nama-Nya sesuatupun di bumi dan langit. Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [dibaca 3 X]

 

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ.

Aku berlindung kepada kalimat-kalimat (kebesaran) Allah Yang Maha Sempurna dari segala kejelekan apa-apa yang telah diciptakan-Nya.[dibaca 3 X]

 

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا وَبِـمُحَمَّدٍ نَبِيًّا.

Aku ridha Allah sebagai Rabb-ku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad sebagai nabiku. [dibaca 3 X]

 

اَللَّهُمَّ إِنيِّ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فيِ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنيِّ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فيِ دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي اَللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَينِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِيْ وَعَنْ يَمِيْنِي وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي.

Ya Allah aku meminta ampunan dan kesehatan kepada-Mu di dunia dan di akhirat. Ya Allah aku meminta ampunan dan kesehatan kepada-Mu: pada urusan agamaku dan duniaku, keluargaku, serta hartaku. Ya Allah, tutuplah auratku dan berilah perasaan aman kepadaku. Ya Allah, jagalah aku dari arah depan, belakang, kanan, kiri dan atas. Serta aku berlindung kepada keagungan-Mu dari ditenggelamkan dari bawah secara tiba-tiba dalam keadaan lalai.[dibaca 1 kali]

 

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.

Tidak ada yang berhak untuk diibadahi kecuali Allah semata, tidak ada ada sekutu bagi-Nya. Hanya bagi-Nya kekuasaan, dan hanya milik-Nya pujian kesempurnaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.[dibaca 100 X ketika pagi]

اللَّهُمَّ عَافِنِيْ فيِ بَدَنِي وَعَافِنِي فيِ سَمْعِي وَعَافِنِي فيِ بَصَرِي لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ.

Ya Allah sehatkanlah badanku, Ya Allah sehatkanlah pendengaranku, Ya Allah sehatkanlah penglihatanku, tiada yang berhak diibadahi kecuali Engkau. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan dari kefakiran. Dan aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubur. Tiada yang berhak diibadahi kecuali Engkau.[dibaca 3 X]

 

 

  1. Keutamaan Tasbih, Tahmid, Takbir, dan Tahlil
  • Barangsiapa yang mengucapkan:

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ.

Subhanallahi wa bihamdihi (Maha Suci Allahdengan segala pujian kesempurnaan-Nya) sehari sebanyak 100 kali, maka akan terhapuslah dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.”

  • Barangsiapa yang membaca:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.

Tidak ada yang berhak untuk diibadahi kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Hanya bagi-Nya kekuasaan, dan hanya milik-Nya pujian kesempurnaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

sebanyak 10 kali, maka seolah-olah memerdekakan seorang budak.

 

  • Dua kalimat yang ringan bagi lisan, tapi berat timbangannya dan dicintai oleh Ar Rahman, yaitu:

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ الله ِالْعَظِيْمِ.

Maha Suci Allah dengan segala pujian kesempurnaan-Nya, dan Maha Suci Allah Yang Maha Agung.

 

  • Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Mengucapkan dzikir:

سُبْحَانَ اللهِ، وَالحَمْدُ ِلله،ِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ الله،ُ وَاللهُ أَكْبَرُ.

Maha Suci Allah, dan segala pujian kesempurnaan bagi Allah, tidak ada yang berhak untuk diibadahi kecuali Allah semata, dan Allah Maha Besar.

Lebih saya sukai daripada (seluruh dunia serta isinya) yang terbit padanya matahari.

 

  • Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apakah mampu seorang di antara kalian berusaha mendapatkan seribu kebaikan setiap hari?”

Seorang shahabat bertanya, “Bagaimana kami bisa berbuat demikian?”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Bertasbih 100 kali maka ditulis baginya 100 kebaikan, atau dihapuskan 100 kesalahan.”

 

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.